Elfata Hanya di Dunia Maya

Alhamdulillah. Hingga tulisan ini dibuat, ternyata masih ada sebagian pembaca yang belum tahu. Belum tahu kalau majalah elfata edisi cetak sudah tidak terbit lagi. Elfata hanya terbit di dunia maya. Ini dibuktikan dengan masih ada saja permintaan berlangganan elfata. Dari beberapa daerah di negri tercinta. Tentu dengan sangat menyesal, admin elfata tidak bisa mengabulkannya. Karena memang sejak April tahun kemarin, 2020, majalah elfata sudah berhenti terbit. Untuk waktu yang belum ditentukan. Sembari menunggu perkembangan pandemi yang belum berakhir di negri ini. Sebagai kelanjutannya, elfata hanya akan mengunjungi pembaca di dunia…

Read More

Menerangi Tanpa Membakar Diri (2)

Akhlak Nabi adalah al-Qur’an. Apa maknanya? Yaitu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengamalkan isi al-Quran. Beliau berjalan di tengah-tengah manusia dengan al-Qur’an.  Hidup  dengan mempraktekkan al-Quran dalam kehidupan nyata. Akhlaknya  Al-Quran karena senantiasa mengamalkan al-Quran tersebut. Tidak sekadar sekali dua kali saja mengamalkan. Namun sudah menjadi akhlaknya, yang berarti kebiasaan yang berkelanjutan.

Read More

Sebelum Semuanya Berakhir

Kusmiran. Teman satu kelas Mahmud. Umur keduanya sebaya. Beda kota asal. Belum lama keduanya bertemu ketika naik bus menuju kota Solo. Walau usia tak jauh beda, namun takdir Allah berkata lain. Kusmiran lebih dahulu menghadap ilahi. Kata ibunya, Kusmiran meninggal mendadak. Sehabis pulang dari praktikum di kampus kedokteran, ia bilang kelelahan. Lalu masuk kamar dan tidur. Ternyata malaikat maut menjemputnya. Innalillahi wa inna ilaihi raajiun.

Read More

Menerangi Tanpa Membakar Diri

“Udah ikut banyak kajian kok tingkahnya justru semakin kasar. Minus tata krama. Tak ada sopan santunnya pada yang lebih tua. Ibadahnya juga nggak tambah semangat. Shalat jamaah langganan jadi masbuk. Habis shalat langsung ngeluyur nggak dzikir..” Itu, mungkin sebagian keluhan yang dialamatkan pada sebagian mereka yang mulai belajar agama. Sebagian ya, bukan semuanya. Tentunya fenomena tersebut perlu dicermati. Karena bertolak belakang dengan ilmu yang sudah dipelajari.

Read More

Teladan Keberkahan Umur

Muadz bin  Jabal meninggal dalam usia tak lebih dari 33 tahun. Meski demikian ia punya kedudukan istimewa di hati Nabi Muhammad. “Wahai Muadz, sungguh aku menyintaimu.” Rasulullah shallahu alaihi wa sallam juga pernah menyatakan, “Umatku yang paling berilmu tentang masalah halal dan haram adalah Muadz bin Jabal.” Karena itulah Umar bin Khatab sampai berpesan, “Siapa yang ingin mengetahui tentang fikih maka belajarlah pada Muadz bin Jabal.”

Read More

Singkat, Banyak Manfaat

Berkah! Merupakan karunia Allah. Tak bisa dihitung secara matematis. Bila Allah memberkahi umur seseorang, maka dia jadikan bilangan umur yang sedikit bernilai seperti ratusan tahun. Kalau seseorang diberi umur yang berkah niscaya banyak manfaatnya. Mungkin usianya tak terlalu panjang, tapi kebaikannya bertebaran. Allah jadikan orang itu banyak berbuat taat. Atau ia melakukan banyak kebaikan pada orang lain.

Read More

Kitab Tauhid, Sebagai Hak Allah atas Para HambaNya

Selamat tidaknya seseorang di akhirat ditentukan dengan tauhidnya. Bila lurus tauhidnya, ia akan selamat. Terhindar dari neraka, masuk surga. Sebaliknya, bila tauhidnya hancur, ambyar juga masa depan akhiratnya. Pantaslah ini yang jadi kerisauan para nabi pada umatnya. Bagaimana caranya supaya umatnya bisa selamat. Sehingga fokus utama dakwah mereka sepanjang zaman pada sisi tauhid. Termasuk tentu saja Nabi akhir zaman, Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Mengajak untuk menyembah hanya pada Allah, meninggalkan ibadah pada selainnya. 

Read More

Nasehat Orang Tua

“Aja kuminter mundak keblinger. Aja cidra mundak cilaka…..” Salah satu petuah orang tua zaman dulu yang selaras dengan petunjuk agama. Menasehatkan kepada kita untuk tidak bersikap sombong, merasa lebih hebat dibanding orang lain dan merendahkan mereka. Demikian pula agar kita menjauhi dusta dan curang dalam bermuamalah dengan sesama manusia. Ya, itu petuah orang tua zaman dulu khususnya dari daerah Jawa. Yakin, di daerah-daerah lain di negri ini juga memiliki petuah yang serupa. Intinya, agar setiap kita menghindari sikap sombong.

Read More

Imam As-Sakhawi, Ahli Fatwa di Usia Remaja

Imam as-Sakhawi, lebih dikenal sebutan ini. Nama dan gelarnya adalah Syamsuddin Abu al-Khair Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abi Bakar bin Utsman bin Muhammad as-Sakhawi asy-Syafi’i. Ulama yang telah berfatwa sejak remaja. Awal kehidupannya diawali dengan belajar ilmu syariat. Di usia belianya, ia telah hafal Al-Quran dan hukum-hukum bacaannya. Kitab para ulama dihafalkan di luar kepala.

Read More

Bila Bersyair Ia Laksana al-Mutanabbi

Pribadi yang sangat alim. Ahli tafsir. Muhammad bin Amin bin Muhammad al-Mukhtar Asy-Syinqithi. Bila membahas tentang tafsir, ia bak Imam Ath-Thabari. Jika bersyair ia laksana al-mutanabbi. Apabila menguraikan tentang hadits ia seolah Ibnu Hajar al-Asqalani. Yah, dia pakar dalam tafsir, syair, sastra. Dan berbagai ilmu agama.

Read More