Imajinasi yang Menghantui

Assalamu’alaikum Kak..Aku Nadia. Aku baru lulus SMP tahun ini. Kak, aku mau tanya. Entah kenapa dari dulu aku selalu takut dengan sesuatu yang tidak ada. Bukan hanya hantu yg biasanya, aku terkadang merasa banyak makhluk lain keluar dari imajinasiku dan membuatku takut. Jujur Kak, aku sering berkhayal tentang apapun yang aku mau. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar tidak takut terhadap hal seperti itu dan bagaimana cara menghilangkan kebiasaan mengkhayal itu. Oh ya satu lagi, karena aku sering berkhayal aku jadi sering berbohong kepada siapapun. Itu karena aku butuh banyak orang untuk mendengar khayalanku. Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk itu,Ka?
Aku harap pesan ini dibalas meski tidak muncul di majalah. Tolong solusinya ya Ka..

Syukran
Wassalamu’alaikum
Nadia di kota B


Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh
Nadia…setiap orang mempunyai imajinasi atau khayalan sendiri sendiri karena ini adalah bagian dari berpikir. Berawal  dari imajinasi ini dapat membuahkan sebuah kreasi yang luar biasa pada  orang orang tertentu. Selain itu imajinasi dapat juga bermanfaat sebagai coping behavior untuk membantu menyelesaikan masalah/ bertahan hidup pada beberapa orang.

Namun, adakalanya imajinasi atau khayalan tertentu dapat menimbulkan problem bagi beberapa orang, misalnya imajinasi /khayalan tentang hal hal yang menakutkan,

Read more ...

Citaku Sebagai Novelis

Citaku Sebagai Novelis
Saya mau minta saran terbaiknya, Kak Yulia.. Begini, saya bercita-cita menjadi seorang novelis. Saya sudah berusaha, melakukan berbagai ikhtiar dengan banyak membaca dan berlatih menulis. Bahkan saya sudah berencana menerbitkan naskah yang sudah saya siapkan. Tapi, tiba-tiba saya putus asa dalam proses pendakian itu saat tahu bahwa sebagian besar ulama mengharamkan membaca terlebih lagi menulis cerita fiksi. Namun, saya punya visi-misi dalam cita saya, Kak dan visi-misi itu terkait dengan masalah umat Islam Indonesia yang remajanya kian hari kian terpuruk. Remaja kita diserang dengan pemikiran dan akhlak buruk dengan cerita fiksi yang sangat mereka sukai. Maka saya akan balas menyerang, tapi dengan isi novel yang khusnul..

Saya bingung. Antara terus mengusahakan ketercapaian impian saya ataukah justru mundur dan mencari cita-cita lain. Hanya saja jauh di lubuk hati  saya, saya ingin  sekali menjadi penulis.. 
Itu saja, Kak Yulia. Syukron jazaakillah.

Wassalaamu'alaikum.
Alfia via email


Wa’alaikumussalam wa rahmatullahi  wabaraktuh

Dear Alfia..setiap remaja tentu mempunyai impian atau cita cita. Sebagai seorang muslim, kita pun berhak mempunyai cita cita. Untuk mendapatkan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain serta mendapatkan barakah dari Allah, sangat dianjurkan bagi kita, seorang muslim untuk memperhatikan apakah cita- cita tersebut bertentangan

Read more ...

Edisi Terbaru