Dzikir Pengobat Rindu

Alhamdulillah, pujian dan syukur hanya layak dipersembahkan pada Allah. Karena seluruh nikmat yang ada berasal dariNya semata. Hati ini mengakuinya, lisan ini mengucap syukur dan mengagungkan-Nya, serta anggota tubuh berupaya untuk menggunakan beragam nikmat dalam ketaatan pada-Nya.
Sobat muda, semoga Allah senantiasa merahmatimu. Mudah  kita saksikan berbagai macam problema membelit kehidupan kawula muda zaman ini. Dari yang kecil hingga yang besar. Krisis akidah dan dekadensi moral menjadi problem yang berada di garis depan. Belum lagi setiap individu menghadapi persoalan masing-masing  yang tak kalah peliknya.
Semua masalah tegak berdiri di samping  keinginan setiap remaja untuk melejitkan potensi diri dan survive dalam hidup. Sayang seribu sayang, di tengah serbuan problema yang menimpa masih banyak yang begitu pede terhadap dirinya sendiri. Atau sekadar mengandalkan kehebatan keluarga, kekayaan atau teman-teman dekatnya. Seolah para makhluk tersebut adalah solusi dan sandaran utama bagi hidupnya.
Jiwa-jiwa pun kering, gersang dan tak bahagia dalam kehidupan. Sehingga harta sebanyak apa pun tak memuaskan dahaga. Ketenaran sedahsyat apa pun sering berbuah nestapa. Jabatan setinggi apa pun membuat orang terlena. Yah, gara-gara mereka sedikit menghadirkan Allah dalam setiap aktivitasnya. Hatinya sedikit mengingat-Nya, lisannya enggan menyebut asmaNya dan anggota tubuh berat untuk bersujud pada-Nya.
Nah, elfata edisi kali ini berusaha mengingatkan kita kembali tentang pentingnya mengingat Allah Ta’ala. Dengannya hati kita akan menjadi hidup dan menemukan kebahagiaannya. Selamat membaca!

Edisi Terbaru