Menangkar Hati di Bulan Suci

Alhamdulillah. Segala pujian hanya layak disanjungkan pada Allah, Rabbul ‘alamin. Atas nikmat dariNya segala kebaikan dapat teraih dengan sempurna. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah pada manusia terbaik, nabi Muhammad n, berikut keluarga, shahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Sobat muda, semoga Allah selalu merahmatimu. Hati kaum muslimin penuh dengan kebahagiaan dan rasa syukur. Karena bulan Ramadhan telah datang di hadapan. Beragam kebaikan, ampunan dan limpahan pahala mengiringi kedatangannya. Bulan yang mengingatkan kita untuk berdekat-dekat dengan Al-Quran kembali bersua.

Kesempatan mengumpulkan banyak pahala pun terbuka. Puasa dengan menahan lapar dan dahaga di siang harinya. Shalat tarawih di malam-malam penuh berkahnya. Lapar dan lelahnya tubuh seolah tiada artinya dibandingkan janji pahala dan ampunan yang berlimpah. Karenanya, milyaran kaum muslimin di seluruh penjuru bumi bersuka cita. Seolah tengah melakukan pesta massal dengan menahan lapar dan dahaganya. Sebuah pesta yang indah, tiada pernah ada tandingannya.

Nama-nama Allah banyak diingat, shalat sunnah banyak dilakukan, masjid-masjid penuh dengan jamaah, sedekah pun banyak diberikan. Duhai indahnya. Di bulan ini banyak hati yang kembali pada Allah. Padahal sepanjang tahun terbuai dan terlena dalam kelalaian.

Nah, Ramadhan yang telah dihadapan ini memang tak layak untuk disia-siakan. Siapkan amalan terbaikmu untuk menyambutnya. Sebagaimana siapkan hatimu untuk beribadah di dalamnya. Semoga Allah memudahkanmu. Baca bahasan menyambut Ramadhan di elfata edisi kali ini. Jangan lewatkan juga artikel menarik di rubrik-rubrik lain di majalah elfata.

Jangan Risau Allah Akan Menjagamu

Alhamdulillah. Segala pujian dan ungkapan syukur hanya layak dipersembahkan pada Allah. Karena seluruh kebaikan tiada sanggup diperoleh kecuali dengan karunia-Nya semata. Sobat Fata, semoga Allah senantiasa memberkahi kehidupanmu.

Banyaknya kecelakaan, penyakit berat, musibah, tindak kejahatan dan bencana di masa-masa belakangan ini kadang menyisakan rasa khawatir di dalam diri. Belum lama terjadi beberapa ustadz dan tokoh agama di sebagian daerah terluka atau terbunuh karena menjadi sasaran kekerasan orang (gila?).

Lebih dari itu, ada kerisauan lain yang jauh lebih besar lagi. Yaitu banyaknya gerakan dan upaya yang mengikis dan menghilangkan akidah Islam yang dimiliki oleh kaum muslimin. Sudah banyak korban berjatuhan dan masih terus berlanjut hingga akhir zaman.

Maraknya kemaksiatan dengan beragam jenisnya juga mengundang kerisauan besar di dalam hati. Daya rusak dan penyebarannya semakin menjadi-jadi dengan adanya media komunikasi modern hari ini. Maksiat kini bisa menyebar dan diakses dari balik dinding rumah tanpa perlu jauh-jauh melangkah. Kebaikan kadang menyebar dengan malu-malu, namun sebagian maksiat justru tak lagi malu untuk bergerak.

Bagaimana upaya kita agar selamat dari semua kengerian tadi? Kita butuh penjagaan dari Rabb semesta alam ini, Allah Ta’ala. Kalau sekedar alat dan manusia yang menjaga kita seberapalah kemampuan mereka.

Nah, pentingnya memperoleh penjagaan dari Allah inilah yang akan diangkat oleh elfata pada edisi kali ini. Meski demikian, jangan lupa untuk membaca artikel-artikel menarik lain yang telah disuguhkan oleh tim redaksi. Selamat membaca.

Edisi Terbaru