Jangan Bilang-bilang

“Ssst, jangan bilang siapa-siapa ya. Cuma kamu lho yang tak beri tahu,” ungkap Aliya pada Nura. “Beres, tenang saja. Aku nggak bakal bilang ke yang lain,” balas Nuura. Keduanya pun berpamitan pulang. Sobat, dalam kehidupan sehari-hari kita tak jarang berbincang tentang hal yang rahasia kepada teman kita. Demikian pula sebaliknya, kita menyimak informasi rahasia dari teman-teman kita. Mungkin saja terkait dengan masalah keluarga, pertemanan, problem pribadinya, kesulitannya, atau hal-hal surprise yang tak ingin diketahui oleh orang lain.

Read More

Curhat Bumi Curhat Langit

“Gimana ya, Pit. Aku sudah nggak tahan lagi. Amira benar-benar kelewatan banget sama aku,” keluh Rusyda sembari menghapus air matanya. Tak terasa, bulir-bulir air mata bening Pipit ikut jatuh mendengar kisah sahabatnya. Curhat pada teman. Berbagi cerita pada kawan karib. Tak asing dari aktivitas keseharian kita. Yah, ini kelebihan hidup bersama berorang lain. Bisa saling berbagi, di sela-sela berbagai peristiwa kehidupan yang kita alami. Diantara sedih dan gembira, suka maupun duka. Ketika kebahagiaan tiba, canda tawamu pecah begitu saja. Namun di kala susah, tawa itu sirna berganti duka, sedih hingga…

Read More

Ikatan Ghaib

Orang yang terikat pasti sulit bergerak. Walau sekedar diikat pake tali rafia. Nggak nyaman. Lantas bagaimana jadinya bila diikat oleh setan? Tidak sekedar nggak nyaman tapi juga ngerii!! Tubuh yang diikat dengan tali tentu tak enak. Bisa membuat sesak nafas. Meski tali yang digunakan tipis dan kecil. Itu bila diikat dengan tali sungguhan. Ikatan yang abstrak pun tak kalah menyesakkan. Paling tidak dari segi beban tanggung jawab. Contohnya , terikat janji. Ada beban berat di pundak hingga janji tertunaikan. Terikat hutang juga demikian. Tidur jadi tak nyenyak. Makan tak enak.…

Read More

Faedah Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

Dari Hudzaifah bin Al Yaman –radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika beliau ingin tidur beliau berkata: بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا (bismika Allahumma amuutu wa ahyaa) “Dengan nama-Mu Ya Allah, aku mati dan aku hidup.” dan jika beliau bangun dari tidur beliau berkata: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ (alhamdulillahil-ladzi ahyaana ba’da maa amaatana wa ilaihin nusyuur) “Segala puji bagi Allah Yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya lah kami dikembalikan”. (HR. Al-Bukhari: 6324)

Read More

Menerangi Tanpa Membakar Diri (2)

Akhlak Nabi adalah al-Qur’an. Apa maknanya? Yaitu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengamalkan isi al-Quran. Beliau berjalan di tengah-tengah manusia dengan al-Qur’an.  Hidup  dengan mempraktekkan al-Quran dalam kehidupan nyata. Akhlaknya  Al-Quran karena senantiasa mengamalkan al-Quran tersebut. Tidak sekadar sekali dua kali saja mengamalkan. Namun sudah menjadi akhlaknya, yang berarti kebiasaan yang berkelanjutan.

Read More

Sebelum Semuanya Berakhir

Kusmiran. Teman satu kelas Mahmud. Umur keduanya sebaya. Beda kota asal. Belum lama keduanya bertemu ketika naik bus menuju kota Solo. Walau usia tak jauh beda, namun takdir Allah berkata lain. Kusmiran lebih dahulu menghadap ilahi. Kata ibunya, Kusmiran meninggal mendadak. Sehabis pulang dari praktikum di kampus kedokteran, ia bilang kelelahan. Lalu masuk kamar dan tidur. Ternyata malaikat maut menjemputnya. Innalillahi wa inna ilaihi raajiun.

Read More

Menerangi Tanpa Membakar Diri

“Udah ikut banyak kajian kok tingkahnya justru semakin kasar. Minus tata krama. Tak ada sopan santunnya pada yang lebih tua. Ibadahnya juga nggak tambah semangat. Shalat jamaah langganan jadi masbuk. Habis shalat langsung ngeluyur nggak dzikir..” Itu, mungkin sebagian keluhan yang dialamatkan pada sebagian mereka yang mulai belajar agama. Sebagian ya, bukan semuanya. Tentunya fenomena tersebut perlu dicermati. Karena bertolak belakang dengan ilmu yang sudah dipelajari.

Read More

Teladan Keberkahan Umur

Muadz bin  Jabal meninggal dalam usia tak lebih dari 33 tahun. Meski demikian ia punya kedudukan istimewa di hati Nabi Muhammad. “Wahai Muadz, sungguh aku menyintaimu.” Rasulullah shallahu alaihi wa sallam juga pernah menyatakan, “Umatku yang paling berilmu tentang masalah halal dan haram adalah Muadz bin Jabal.” Karena itulah Umar bin Khatab sampai berpesan, “Siapa yang ingin mengetahui tentang fikih maka belajarlah pada Muadz bin Jabal.”

Read More