Masihkah ada kepercayaan untukku?

Assalamu’alaikum  warahmatullahi  wabarakatuh

Kak, sekarang aku  sudah kelas tiga … sudah hampir berakhir masa SMA. Kegiatanku begitu padat, banyak tugas sehingga waktu luang berkurang. Suatu ketika, aku sedang belajar nih di kamar namun belajarnya menggunakan gadget di sebuah situs belajar online atau video belajar. Saat itu Mamah aku tiba-tiba masuk ke kamar, eh dia kiranya aku cuma main HP. Nyatanya aku belajar,Kak, demi Allah. Terus dia ngomel sampai berbusa-busa. Mamah tuh tidak pernah percaya apa yang aku lakukan. Di pikirannya cuma negatif terus pada anaknya. Aku sudah gede, Kak, tahu mana yang baik mana tidak dan punya kesadaran akan pentingnya belajar. Zamannya dia beda dengan zaman sekarang. Sekarang layanan internet dapat diakses semua orang. Aku pergunakan HP aku dengan baik kok,Kak. Aku lelah Kak tidak dipercaya sama Mamah dan Mamah tuh selalu ngebeda-bedain sama teman aku yang pintar. Emang hanya orang yang pintar dapat meraih kesuksesan ya Kak? Mohon solusinya Kak, bagaimana agar orangtuaku percaya?

Wassalamu’alaikum wr.wb

Ria via email

 

Wa’alaikumussalam wr.wb

Zaman sekarang, manusia  tak lepas dari pengaruh gadget. Jika digunakan dengan benar, penggunaan gadget akan memberikan manfaat yang besar, termasuk bagi pelajar sepertimu. Namun jika salah penggunaannya, dampak merusaknya pun luar biasa. Tentunya, setiap orang tua sangat mengkhawatirkan penggunaan gadget yang salah pada diri anaknya. Begitu pun dengan ibunda, sebagai orangtua. Kakak melihat kekhawatiran dan ketakutan dalam diri beliau akan pengaruh buruk gadget terhadap buah hatinya. Itu sangat wajar. Walaupun di satu sisi, reaksi beliau juga sedikit berlebihan.

 

Ria…ada beberapa faktor yang menyebabkan ibunda bersikap seperti itu kepadamu. Kelelahan beraktivitas selama seharian dapat menyebabkan kelelahan psikis sehingga sedikit saja hal yang dapat memicu emosi negatif, membuat beliau kurang dapat mengendalikan diri dalam berkata-kata. Faktor kekhawatiran berlebih (over protective) dengan tujuan dasarnya melindungi anak agar tidak terjerumus perilaku negatif. Kemudian, ada juga faktor dalam diri anak yang kurang pandai/hormat dalam menyampaikan pendapat kepada orang tua saat dirinya diberitahu sehingga orang tua menjadi tidak terkendali karena merasa kurang didengar dan dihormati.

 

Oleh karena itu saran Kakak agar ibunda lebih memberikan kepercayaan kepadamu:

-Mulailah dengan memperbaiki diri sendiri terlebih dulu.

Mengubah orang lain agar menjadi baik  lebih sulit daripada mengubah diri sendiri. Kunci mengubah orang lain adalah dimulai dari memperbaiki diri sendiri dulu terhadap orang tersebut. Oleh karena itu jika ingin ibunda berubah, awalilah dengan perubahan dalam dirimu.Pertama-tama, perbaikilah sopan santun dan tutur kata terhadap beliau. Semarah atau sejengkel apapun kamu kepada ibunda, namun beliau adalah tetap orang tua yang harus kamu hormati. Tunjukkan sikap hormatmu kepada beliau. Dari bahasa tulisanmu, Kakak menyayangkan bagaimana kamu berkata tentang beliau ketika kamu marah. Semakin kita  sopan dan hormat kepada orang tua, mereka akan semakin menghargai kita. Dari sinilah kepercayaan akan tumbuh.

-Selalu ingat bahwa semua didasari kasih sayang.

Semarah/sesesakit apapun karena ditegur ibunda, selalu ingatlah bahwa beliau sangat menyayangimu dan ingin menjagamu walaupun itu tampak berlebihan atau salah di matamu. Bersyukurlah bahwa kamu ada di hatinya. Sampaikan dengan cara yang sopan di saat yang tepat bahwa kamu kurang senang dengan cara beliau menegur yang panjang lebar. Semoga ini dapat membuka pikiran beliau agar lebih bijaksana dalam menasihati.

-Izinkan orangtua mengakses gadgetmu.

Sangat wajar apabila orang tua sangat khawatir dengan perkembangan anaknya karena adanya efek negatif gadget. Kenyataannya, banyak anak di luar sana yang terpengaruh efek negatif gadget. Oleh karena itu, agar ibunda lebih merasa tenang, saat kamu mengakses gadget di waktu jam belajar, biarkan pintu kamar terbuka dan izinkan ibunda mengetahui bahwa kamu akan menggunakan gadget hari itu untuk belajar. Selain itu, izinkan ibunda mudah mengakses semua data di gadgetmu  ini menunjukkan kamu memberi kepercayaan kepada beliau untuk tetap mengawasi perkembanganmu. Ingat,  walaupun kamu sudah besar, namun kamu masih menjadi tanggung jawab beliau. Dengan demikian beliau akan merasa lebih tenang dan tidak khawatir berlebihan.

-Tunjukkan prestasi.

Tunjukkan kepada beliau kesungguhanmu dalam belajar sehingga ada peningkatan dalam prestasi. Dengan demikian ibunda akan merasa tenang dan semakin yakin bahwa gadget yang kamu miliki benar – benar kamu manfaatkan dengan baik.

 

Ria…buanglah rasa kesal dan amarah terhadap ibunda. Bersihkan hatimu agar kamu dapat belajar dengan tenang. Apalagi kelulusan sudah dekat. Jagalah hubungan yang baik selamanya dengan ibunda, karena dimulai dari  restu orangtualah , ridha Allah itu hadir…

Tunjukkan baktimu,terutama di saat beliau  masih ada di sisimu…

Demikian ya Ria semoga Allah memudahkan…

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh..

Related posts

Leave a Comment