Kendalikan Kata Redakan Murka

Pilah pilih kata relatif lebih mudah dilakukan.  Dalam kondisi normal. Kondisi senang. Beda bila dibandingkan ketika kondisimu lagi bête.  Sedih, benci, kecewa atau marah. Saat marah, ucapan sering tak terkontrol. Bisa berwujud umpatan, hardikan, cacian. Bahkan mencela takdir. Naudzubillah min dzalik.

Ketika kecewa dengan seseorang kamu pun mudah marah padanya. Semua kebaikannya tiba-tiba lenyap tak terlihat mata. Yang tampa justru keburukannya. Ibarat panas setahun dihapus oleh hujan sehari.  Keburukan itulah  yang menghiasi setiap kata-kata kita. Sahkan perbuatan demikian? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, Nabi Muhammad shalllahu alaihi wa sallam, panutan kita mengajarkan kita untuk berdoa pada-Nya,

“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu rasa takut pada-Mu di kesendirian dan keramaian, dan aku mohon pada-Mu perkataan yang benar di saat ridha dan marah, serta aku mohon kesederhanaan ketika kaya maupun kekurangan.”  (Hadits riwayat An-Nasa’I, Al-Hakim dan dia menshahihkannya dan disepakati oleh adz-dzahabi dan al-albani rahimahullah)

Redakanlah marah. Pilih ucapan agar tak keluar dari jalur kebaikan. (**)

Related posts

Leave a Comment