Karena Zalim Pahala Hilang

Zalim pada manusia ternyata tidak sepele akibatnya. Zalim pada hamba Allah pun membuat pahala kebaikan pergi meninggalkan kita di akhirat. Karena kebaikan tersebut akan dibagi-bagikan untuk orang yang dizaliminya.Hadits tentang orang yang bangkrut di akhirat pantas untuk senantiasa diingat-ingat. Rasulullah bertanya pada para shahabat, “Tahu kah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” “Orang yang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya dirham dan harta benda sama sekali,” Jawab mereka. Rasulullah mengatakan, “ Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang tiba di hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, zakat sementara ia dulu pertama mencaci orang ini, menuduh orang ini, memakan harta orang ini, memukul orang ini. maka dikurangi untuk orang ini dari kebaikannya, dan untuk orang ini dari kebaikannya. Maka bila telah habis kebaikannya sebelum lunas semua, diambillah dari dosa-dosa mereka dan dilemparkan padanya. Lalu orang itu dilemparkan ke dalam neraka.” (Riwayat Muslim)

Astaghfirullah.  Padahal kezaliman ini begitu sulit berat dihindari. Lebih berat lagi, ternyata kebanyakan pertengkaran pada hari kiamat terjadi pada antara orang-orang terdekat seperti ayah, anak, istri, suami, dan saudara. Karena orang-orang terdekat tersebut memiliki hak dan kewajiban yang mesti ditunaikan. Oleh karena itu, pantes banget kalau kita banyak-banyak minta pada Allah agar bisa selamat dari beragam kerugian di hari kiamat kelak. Jangan sampai terjadi kita datang di hari kiamat dengan punggung penuh pahala, tapi berbalik jadi kosong sia-sia. (aw)

Related posts

Leave a Comment