Shalat di Rumah Saja

shalat di rumah saja

Shalat di rumah Saja-Pertanyaan :
Apakah hukum bagi orang yang mendengar adzan tapi tidak pergi ke masjid, namun dia mengerjakan seluruh shalatnya di rumah atau di kantor ?

Jawaban :

Hal itu tidak diperbolehkan. Bahkan yang wajib baginya adalah memenuhi seruan tersebut, berdasarkan sabda Nabi shalallahu’alaihi wasallam,

مَنْ سَمِعَ النِدَاءَ فَلَمْ يأَتِي, فَلَا صَلاَةَ لَهُ إِلَّا مِنْ عُذْرٍ

“Barangsiapa mendengar seruan adzan tapi tidak memenuhinya, maka tidak ada shalat baginya kecuali karena udzur.” (Riwayat Ibnu Majah (793). Ad-Daru Quthni (1/421, 422), Ibnu Hibban (2064), Al-Hakim (1/248).

Pernah ditanya kepada Ibnu Abbas, “Apa yang dimaksud dengan udzur tersebut?” ia menjawab, “Rasa takut (tidak aman) dan sakit.”

Diriwayatkan, bahwa seorang buta datang kepada Rasulullah #n dan berkata, “Wahai Rasulullah, tidak ada orang yang menuntunku pergi ke masjid. Apakah aku punya rukhshah untuk shalat di rumahku?”

kemudian beliau bertanya ,  “Apakah engkau mendengar seruan untuk shalat?”

ia menjawab, “Ya”

beliau berkata lagi, “Kalau begitu, penuhilah.” (Riwayat  Muslim, Kitab Al-Masajid (653))

Itu orang buta yang tidak ada penuntunnya, namun demikian Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tetap memerintahkannya untuk shalat di masjid. Maka orang yang sehat dan dapat melihat tentu lebih wajib lagi. Maka yang wajib atas setiap muslim adalah bersegera melaksanakan shalat pada waktunya dengan berjama’ah. Tapi jika tempat tinggalnya jauh dari masjid sehingga tidak mendengar adzan, maka tidak mengapa melaksanakannya di rumahnya (Shalat di Rumah Saja).

Kendati demikian, jika ia mau sedikit bersusah payah dan bersabar, lalu shalat berjama’ah di masjid, maka itu lebih baik dan lebih utama baginya.

Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa shahbihi wa sallam.

(Sumber: Fatwa Syaikh Ibnu Baz, Fatawa ‘Ajilah Limansubi ash-Shihhah, hal 41-42)

Leave a Comment