| Views |
2167  |
|
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Kak..salam kenal ya, saya akhwat yang tinggal di daerah L, ana kelas 3 SMA. Ni Kak, sy mau konsultasi masalah yang saya hadapi... Kadang saya ini bingung dg diri saya, sejak lama sudah bertekad ingin memperbaiki diri saya dan lebih sabar dlm menghadapi masalah, tanpa marah2 coz saya orangnya gampang sekali emosi dan berbicara kasar, dan sangat kritis dg setiap persoalan, berbagai cara telah saya lakukan mulai dari membaca buku2 agama, mengikuti pengajian,dll awalnya berhasil tp kok akhirnya saya kembali marah2 lagi, sedangkan saya sangat tersiksa kalau marah2 coz saya merasa tlh melakukan dosa, tp tetap itu terjadi. Saya bingung Kak, sy jg sdh tidak tahan dengan sifat saya ini, apakah saya harus menyerah dan membiarkan sifat ini ada pd diri saya? Apa yg harus saya lakukan Kak? Saya ingin seperti akwat yg lain yg lembut dan sabar, mohon sarannya Kak. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh..
Is di Kota L
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh.. Salam kenal juga buat kamu ya, Is…afwan ya Kakak baru bisa bales email kamu. Semoga kamu nggak marah karena kelamaan menunggu.. Sebenarnya tiap orang memiliki paling tidak satu karakter negatif. Namun tidak semua orang bisa menyadari bahwa dirinya mempunyai karakter negatif. Karena nggak menyadari dirinya punya kareakter negatif, dia juga nggak merasa perlu untuk menperbaikinya. Sementara banyak orang di sekitarnya mengelus dada melihatnya. Maksud Kakak begini…kamu harus bersyukur karena kamu diberi kesadaran mempunyai beberapa karakter negatif dan ada niat serta usaha untuk memperbaiki hal tersebut. Ini yang penting. Berapa banyak orang yang punya lebih banyak karakter negatif dari kamu namun tak menyadarinya apalagi berusaha untuk memperbaikinya? Kesadaran diri ini penting untuk membuat dirimu berubah lebih baik. Baiklah.. untuk lebih jelasnya, kakak jelaskan bahwa sifat suka marah, berkata kasar, dan suka mengkritik bukanlah sifat yang baik. Mengapa? Karena semua sifat tersebut berpotensi menyakiti perasaan orang lain. Tak ada orang yang suka kena marah. Tak ada orang yang suka mendengar kata-kata kasar. Tak ada orang yang suka dikritik. Sifat seperti ini memang harus kamu ubah. Dan kamu harus yakin bahwa sifat ini bisa diubah dengan adanya kemauan. Pelan-pelan, sedikit demi sedikit berusahalah untuk berubah. Jangan terlalu berharap perubahan yang cepat dan drastis karena karaktermu ini tampaknya sudah menjadi bagian darimu sejak lama. Mari kita lihat dari sudut pandang orang lain di luar dirimu, teman-teman yang dekat denganmu. Posisikanlah dirimu menjadi orang lain yang melihat seorang gadis mudah ‘meledak’ karena masalah kecil saja, mudah berkata-kata kasar, dan gampang mengkritisi ini itu yang kadang tak perlu dikritisi. Apa yang kamu rasakan melihat gadis itu? Mungkin saja kamu bilang “Ah gadis ini nyebelin banget sih ..masak akhwat ngomongnya begitu…bla bla..”.Nah bagaimana bila si gadis itu adalah kamu dan orang lain itu adalah teman –teman kamu sendiri? Kamu tentu bisa bayangkan berapa banyak orang yang tidak suka dengan sifatmu ini. Ada baiknya kamu sharing or curhat dengan teman-teman dekatmu. Tanyakanlah sifat-sifat negatif manakah yang mereka temukan dalam dirimu. Ubahlah. Jangan menarik dan menutup diri dari pergaulan setelah temanmu berkata jujur demi kebaikanmu karena takut lebih banyak menyakiti temanmu. Selain itu tanyakan pada teman-teman dekatmu sifat-sifat positif apa yang mereka temukan dalam diri kamu. Selanjutnya bangun kepercayaan dirimu bahwa di samping ada sifat negatif yang harus kamu ubah, ternyata kamu pun tetap disukai orang lain dari sifat positifmu. Kakak yakin kamu pasti memilikinya. Pertahankanlah sifat positif ini dan tonjolkan hingga bisa menutupi sifat-sifat negatifmu. Satu lagi, sifat suka mengkritisi sebenarnya tak sepenuhnya merupakan sifat negatif. Bahkan bisa menjadi sifat positif bila ditempatkan pada waktu dan saat yang tepat. Bersikap kritis terhadap persoalan keilmuwan adalah hal yang positif, namun bersikap kritis terhadap sikap dan perilaku orang lain adalah hal yang sensitif. Kakak harap kamu bisa membedakannya. Menjadi orang yang lembut dan sabar memang tak mudah. Karena kita terlebih dahulu harus belajar memahami orang lain dengan hati kita. Kakak pun masih belajar… Semoga membantu ya Is…
Users' Comments (3)
|
|
|