admin : alamat redaksi el fata yang baru :MTC (Moslem Trade Center),Lt1, Tangkil Baru Rt 03/07,Manang,Grogol,Sukoharjo
kansha70974 : Assalamu'alaikum....
dickycaem : assalamu'alaikum.. mau tanya nih,, klo alamat redaksi elfata dimana ya?? aq coba2 nulis novel ya siapa tau aja bisa diterima dan diterbitkan.. trus prosedure nya bgmn? trima kasih
admin : Wa'alaikumsalam,insya Allah masih semangat...
Sobat muda, semoga Allah merahmatimu. Sebentar lagi Ramadhan segera mengunjungi kita. Sudah siapkan kamu menyambut kedatangannya? Rugi lho, kalau tidak nyiapkan diri. Kan bulan ramadhan pintu pahala dan ampunan lagi dibuka selebar-lebarnya oleh Allah. Sobat muda, siapapun diantara kita asal masih bernama manusia pasti pernah berbuat salah, lupa dan dosa. Kalau ada manusia yang mengaku-ngaku gak punya dosa sama sekali, jangan pernah percaya deh. Nabi Muhammad bahkan pernah bilang bahwa setiap orang pasti punya dosa. Dan orang yang paling baik itu bukan orang yang gak punya dosa. Ya tentu kan, karena memang tak ada orang yang lepas dari dosa. Tapi yang orang yang terbaik itu orang yang berbuat dosa lalu bertobat, kembali pada Allah. Meski dosa adalah hal yang jadi langganan manusia hidup, tapi bukan berarti dosa itu dilegalkan apalagi dibiarkan. Perbuatan dosa dan maksiat bahkan harus dicegah dengan sekuat-kuat kemampuan kita. Demikian pula maksiat dan dosa harus ditutupi, tidak boleh diumbar apalagi dipamer-pamerkan di depan khalayak ramai. Mereka yang pamer dan berbangga dengan maksiatnya dapat ancaman tidak akan mendapat ampunan dari Allah. Pameran kemaksiatan ini sangat-sangat buruk karena akan mempengaruhi sekaligus menghasut orang lain untuk melakukan perbuatan maksiat yang serupa. Sangat disayangkan ternyata kian hari orang bermaksiat malah tambah berani memamerkannya. Lebih-lebih di saat dakwah kepada kebaikan menjadi lemah dan terpinggirkan seperti sekarang ini. Baiklah sobat muda, bahasan tentang pamer maksiat ini yang akan diangkat elfata. Baca pula beragam tulisan-tulisan menarik lain yang disuguhkan elfata ke hadapanmu.
Sobat muslim, berikut ini diantara sarana-sarana terpenting untuk memperbarui dan menumbuhkan keimananmu. Menambah dan mengembangkannya.. 1. Menjaga shalat 5 waktu. Karena shalat adalah penghapus dosa-dosa yang terbesar, membersihkan jiwa dari kekotoran dan kejelekannya. Sebagaimana firman Allah “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar dan dzikir pada Allah yang terbesar.” Rasulullah juga pernah bersabda, “Tahukah kalian jika ada sebuah sungai di depan pintu rumah kalian, yang kalian mandi padanya setiap hari sebanyak 5 kali. Apakah akan tersisa kekotoran dari kalian sedikit pun? Sahabat berkata, “Tidak tersisa kotoran sedikit pun.” Maka Nabi berkata, “Maka seperti itulah shalat lima waktu, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan dengannya.” (Riwayat Al Bukhari) 2. Jagalah dzikir-dzikir yang syar’i. Karena dzikir merupakan kehidupan hati. Rasulullah telah menjelaskan, dalam sabdanya, “Permisalan orang yang menyebut Rabbnya dan yang tidak menyebutNya seperti orang yang hidup dan orang mati.” Begitu pula beliau bersabda, “Maukah kalian aku beri tahu dengan amalan yang terbaik dan yang suci di sisi Tuhan kalian, lebih meningkatkan derajat kalian, lebih baik daripada menginfakkan emas dan perak, lebih baik daripada bertemu musuh kalian hingga kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal kepala kalian”. Mereka berkata, “Tentu saja ya Rasulullah.” Kata beliau, “Berdzikir pada Allah -azza wa jalla-.” (Riwayat Ahmad) 3. Senantiasa berdoa kepada Allah. Karena sesungguhnya yang memberikan hidayah hanyalah Allah. Sedangkan hati berada diantara Jari jemari Allah. Dan Dia membolak-balikkan hati sesuai yang Dia kehendaki, menetapkan yang ini atau merendahkan yang lain. Dia-Subhanahu- yang berfirman di dalam sebuah hadits qudsi “Wahai para hamba-Ku, setiap kalian adalah sesat kecuali yang Aku berikan hidayah maka mintalah hidayah kepada-Ku, maka aku akan memberi hidayah pada kalian…”
Setiap ibadah dalam Islam memiliki nilai-nilai implementasi akhlak. Kita tahu betul, betapa shalat, zakat dan haji, tidak semata-mata ibadah ritual yang memang disyariatkan khusus dalam Islam. Para ulama seringkali menjelaskan hikmah-hikmah di balik setiap ibadah tersebut, juga nilai pelajaran moral serta akhlak di dalamnya. Ini termasuk juga masalah puasa.
Setiap ibadah dan kebajikan dalam puasa, terutama di bulan Ramadhan, semakin meningkat pahala dalam melaksanakannnya, semakin bagus bobotnya. Sebab, –di antaranya—puasa juga memberikan suntikan nilai ke dalam ibadah-ibadah tersebut.
Terbinanya iman dan akhlak orang yang berpuasa, membuatnya lebih mampu melaksanakan ibadah dan kebajikan apa pun secara lebih tulus, lebih berkwalitas.
Sedekah, dzikir, membaca Al-Quran, dan berbagai kebajikan lain, terasa lebih bernilai dan lebih khusyu, bila dilakukan saat sedang berpuasa. Maka, dengan melaksanan puasa –bila itu dilakukan dengan ikhlas, pasti akan muncul motivasi untuk melakukan hal-hal yang penuh keutamaan. Terutama banget yang memiliki nilai 'sentuh' yang lebih akrab dengan puasa itu sendiri, yaitu kecenderungan hati untuk berbuat baik terhadap sesama.
KEPADA TEMAN-TEMAN YANG NAMANYA TERCANTUM SEBAGAI PEMENANG LOMBA PENULISAN EL FATA, MOHON BISA MEMBERIKAN NAMA DAN ALAMAT LENGKAP KE NOMOR REDAKSI MAJALAH EL FATA,081393265865, UNTUK PENGIRIMAN HADIAH.
Pengumuman Lomba Penulisan Artikel Islami
Written by Administrator
Wednesday, 07 July 2010
Last Updated ( Thursday, 08 July 2010 )
Views
123
Pengumuman Lomba Penulisan Artikel Islami
Alhamdulillah, meski lomba penulisan artikel islam hanya diumumkan lewat situs resmi elfata www.majalah-elfata.com dan facebook, tanggapan dari para pembaca tidak terlalu sedikit. Naskah yang dikirim melalui email maupun surat yang masuk ke meja redaksi tak kurang dari 30 buah. Elfata memberikan apresiasi kepada kamu yang telah berani mencoba menulis dan menuangkan ide-idemu dalam bentuk tulisan. Meski ada juga sebagian peserta yang terkesan asal comot dari sumber-sumber di internet tanpa mengolah dan mengemasnya dengan bahasanya sendiri. Bagaimanapun elfata tetap senang dengan keikutsertaan dan keberanianmu dalam menulis. Setelah melalui pemilihan dan seleksi, dewan juri memutuskan untuk memberikan 7 hadiah hiburan kepada 7 orang pengirim naskah lomba. PEMENANG UTAMA DITIADAKAN KARENA DARI SEMUA ARTIKEL YANG MASUK TIDAK MEMENUHI KRITERIA UNTUK JADI PEMENANG UTAMA. SILAHKAN BACA ARTIKEL PENULISAN MAJALAH ILMIAH POPULER. Pemenang Hadiah Hiburan Lomba Penulisan Artikel Islami 1. Indah Mayasari, Jl GegerKalong Girang, Bandung 2. Anggit Darmastuti Aji, Jl. Cempaka Wonogiri 3. Eva Khofiyana, Universitas Sebelas Maret Surakarta, FKIP Bahasa dan Sastra Indonesia 4. Abu Umair Ahmad Zaki, Ds. Megu Cirebon 5. Yudha Yudanto, ds Ngemplak Kartasura Sukoharjo 6. Nur laela, Jl.Lonceng Indah Bogor 7. Rahman Hardiansyah, Jl Danau Laut Tawar Malang Nah, bagimu yang memperoleh hadiah hiburan, ucapkan syukur pada Allah, dan tunggulah bingkisan menarik dari majalah elfata sampai ke alamatmu. . Agar pengetahuanmu –baik yang sudah dapat hadiah hiburan,belum menang, atau belum pernah menulis-- tentang penulisan ilmiah populer semakin meningkat, situs elfata akan menampilkan tulisan tentang bagaimana cara penulisan ilmiah populer . Simak dengan baik dan jangan lupa segera dipraktekkan.
Mulai Dari Dirimu
Written by Administrator
Tuesday, 13 July 2010
Last Updated ( Wednesday, 14 July 2010 )
Views
135
Saat berbicara tentang masalah dakwah, sebagian di antara kita berpikir bahwa masalah yang dibicarakan terletak begitu jauh, seperti dakwah di Cina, India, atau Papua. Bahkan tak terpikir bahwa masalahnya ada begitu dekat bahkan berada di bawah telapak kaki kita sendiri. Problematika dakwah pertama yang perlu diselesaikan adalah bagaimana membawa diri dan jiwa kita kepada kebenaran itu sendiri. Inilah dakwah yang terbesar. Begitu pula bertobat dari dosa dan maksiat, menambah amalan shalih, serta menjaga amalan-amalan sunnah. Munculkan pada jiwa untuk bertobat dari terus menerus meninggalkan amalan nafilah dan amalan yang bernilai sunnah. Bertobat dari malas-malasan mengerjakan sunnah rawatib. Bertobat dari lemah dalam mendapatkan shaf pertama, bertobat dari meninggalkan Al Quran. Bertobat dari sedikitnya berdzikir pada Allah. Bertobat pada Allah dari membuang waktu pada hal yang tak berguna. Ya, ajaklah jiwa untuk hal tersebut terlebih dahulu. Selanjutnya, disamping memperbaiki diri, kita memulai untuk memperbaiki keluarga. Baik itu orang tua, istri-suami, anak-anak, dan kerabat kita . Seperti firman Allah, “ Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,..” (Asy Syu’ara: 214)
Peduli Dakwah dengan Waqaf Tanah ..
Written by Administrator
Tuesday, 13 July 2010
Last Updated ( Tuesday, 13 July 2010 )
Views
69
Di tengah maraknya berbagai kemaksiatan dan munculnya pemahaman agama yang menyimpang dari al-Qur’an dan as-Sunnah sehingga muncul berbagai macam bid’ah, syirik, dan berbagai khurofat yang begitu banyak, Kami dari Yayasan Al Ummah Ambarawa-Indonesia, akan membangun Ma’had yang berlokasi di Sumowono, Bandungan, Kab. Semarang. Oleh karena itu Kami Panitia Pembebasan Tanah Yayasan Al Ummah Ambarawa setelah memohon pertolongan Allah agar memudahkan urusan kami, kami mengharapkan dan mengajak kepada Bapak/Ibu kaum Muslimin untuk berpartisipasi dalam Program Pembebasan Tanah yang rencananya akan dikelola dan dimanfaatkan untuk: Ma’had Tahfidzul Qur’an dan Ulumudin (Pondok Pesantren Hafalan Al Quran dan Ilmu-Ilmu Agama ) yang berloksi di Jl. KH. A. Dahlan Sumowono, Kec. Sumowono Kab. Semarang. Luas Tanah yang akan dibebaskan seluas 2.200 m2 seharga Rp. 660.000.000,- (enam ratus enam puluh juta rupiah) Anda bisa berpartisipasi dengan membeli dan sekaligus mewakafkan tanah tersebut ke Panitia dengan harga Rp. 300.000,- per m2 (bisa wakaf 1/3 atau ½ m2). Sumbangan dapat dialamatkan ke : Panitia Pembebasan Tanah Yayasan Al Ummah Ambarawa Cab. Sumowono d/a. Jl. Sukorini 64 Sumowono Telp. 0298 711498 atau Sekretariat Yayasan Al Ummah Al Ummah Ambarawa Jl. Mgr. Sugiyopranoto Km.3 Ngampin Ambarawa Telp. 594616 Contact Person : Abdul Malik : 087834561999 Transfer : Rek. BRI No. 61000 1000 0021 507 a.n. Kuswanto, Rek. BCA No. 3200222708 a.n Budi Iswanto (setelah transfer harap konfrimasi lewat SMS dengan format : nama \ alamat \ jml transfer\ tgl tranfer\Bank, contoh : Abdul Ghoni\Yogya\500.000\15/07/2010\BCA) kirim ke 087834561999 Dana Terkumpul sampai dengan tanggal 8 Rajab 1431 H / 21 Juni 2010 adalah : Jumlah Infaq : Rp . 18.889.000,-
Pencela Para Nabi
Written by Administrator
Monday, 05 July 2010
Views
135
Penghinaan dan pelecehan terhadap Nabi, baik dengan kata-kata maupun dengan membuat karikaturnya adalah berita yang sering kita dengar. Rasa jengkel, marah, dan gundah tersimpan di dalam setiap muslim di saat mendengar celaan musuh Islam tersebut. Mereka para penghina Nabi pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal. Apa balasan yang akan mereka terima? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Di antara bentuk sunnatullah adalah bahwasannya orang yang menyakiti Allah dan Rasulnya, namun tidak bisa dibalas oleh kaum mukminin maka Allah sendirilah yang akan mengazab mereka demi rasul-Nya. Dan cukup Allah sendiri yang melakukannya..Kisah tentang penghancuran satu demi satu orang-orang yang mencela rasul telah sedemikian dikenal. Para ahli sejarah dan tafsir telah menyebutkannya. Diantara mereka yang diazab tadi adalah sekumpulan para pemuka Qurays seperti Al Walid bin Al Mughirah, Al Ash bin wail, Al Aswadan bin Al Muthalib, Ibnu Abdi Yaghuts, Al Harits bin Qais. Nabi Muhammad n pernah mengirim surat kepada Kisra dan Qaishar namun keduanya tidak mau masuk Islam. Meski menolak masuk Islam, Qisra memuliakan surat Nabi dan utusan beliau, maka kerajaannya tetap berdiri, bahkan disebutkan bahwa kerajaannya tetap kekal hingga hari ini. Sedangkan Kisra (Parsi) malah merobek-robek surat Nabi dan menghina beliau n. Oleh karenanya Allah merenggut nyawanya tak lama setelah itu dan meluluhlantakkan kerajaannya, sehingga tak bersisa sedikit pun kerajaan bagi para Kisra. Inilah seperti yang disebut dalam sebuah ungkapan, “Daging para ulama itu beracun. Lantas bagaimana lagi dengan dagingnya para Nabi alaihimus salam?” Di dalam As-Sahih (Al Bukhari dan Muslim), Nabi bersabda, “Allah berfirman: ‘Siapa yang memusuhi para waliku maka berarti telah menantang-Ku untuk berperang.” Lalu bagaimana dengan orang yang memusuhi para nabi? Barangsiapa yang Allah perangi pasti akan hancur. Telah tercantum dalam kisah-kisah Al Quran, dan Anda mendapatkan umat-umat terdahulu binasa di saat mengganggu para Nabi dan membalas dakwahnya dengan ucapan dan perbuatan buruk. Bani Israil juga begitu. Mereka mendapat kehinaan dan kemurkaan Allah serta tak memiliki penolong disebabkan mereka membunuh para Nabi di sisi kekafirannya. Tepat seperti yang Allah beritakan di dalam kitab-Nya. Anda juga akan mendapatkan bahwa orang yang mengganggu para nabi dan tidak bertaubat maka dia akan meraih kehinaaan.